Kegiatan Pembangunan Rendah Karbon Daerah Regional Timur

Bali,14-19 Juni 2021

Dalam rangka pengarusutamaan Rencana Pembangunan Rendah Karbon Daerah (RPRKD) dalam integrasinya ke Dokumen Perencanaan Daerah serta peningkatan kapasitas untuk 34 (tiga puluh empat) Provinsi dalam Monitoring dan Evaluasi aksi PRK melalui ASKARA, bersama dengan Kementerian PPN/Bappenas dalam merencanakan Workshop Regional Wilayah Timur yang akan dilaksanakan secara hybrid meliputi provinsi Sulawesi, Maluku dan Papua.

Maka bertempat  di Hilton Bali Resor Jl. Raya Nusa Dua Selatan Benoa Kecamatan Kuta Selatan Provinsi Bali telah dilaksanakan selama 3 (tiga) hari yakni dari tanggal 15-18 Juni 2021 kegiatan tersebut.

Diharapkan dengan kegiatan tersebut Pemerintah baik pusat maupun daerah perlu memiliki komitmen yang kuat untuk membangun kembali Indonesia dengan lebih baik (build back better) sesuai dengan peran masing-masing dengan mempertimbangkan dampak dan manfaat jangka panjang, mendorong kegiatan-kegiatan-kegiatan rendah karbon yang memiliki daya ungkit (leverage) tinggi sebagai bagian utuh dari strategi pemulihan ekonomi, Perbaikan kualitas perencanaan pembangunan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan sebagai langkah awal menuju ekonomi hijau dan rendah karbon, Perlunya penyusunan kebijakan yang dilakukan secara menyeluruh dari tingkat nasional hingga tingkat daerah dan Kebijakan-kebijakan ekonomi hijau dan rendah karbon di tingkat daerah tentu memiliki fokus dan ciri khas tersendiri bagi masing-masing daerah. Karenanya, dibutuhkan proses penyusunan kebijakan ekonomi hijau yang inklusif terhadap pemangku kepentingan daerah, baik dari pemerintah daerah, kelompok masyarakat, dan sektor swasta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait