🌊 MALUKU MENUJU OECM 🌿
Langkah besar menuju pengelolaan laut yang berkelanjutan terus dilakukan.
Pada tanggal 18–20 Mei 2026, dilaksanakan *Pelatihan Dasar Other Effective Area-Based Conservation Measures (OECM)* atau Kawasan Berdampak Konservasi (KBK) di Kota Ambon.
Pelatihan ini menjadi ruang belajar bersama bagi pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, serta komunitas adat dan pesisir di Maluku untuk memperkuat tata kelola sumber daya laut berbasis masyarakat dan kearifan lokal. ✨
Melalui pelatihan ini, para peserta akan memahami:
✅ Pengelolaan berbasis wilayah dan konsep OECM
✅ Kerangka regulasi OECM di Indonesia
✅ Perbedaan OECM dan Kawasan Konservasi Laut
✅ Kriteria global dan nasional OECM
✅ Tata kelola, hak masyarakat adat, dan GEDSI
✅ Langkah identifikasi, pengelolaan, evaluasi, dan pelaporan OECM
✅ Penyusunan rencana aksi kawasan potensial OECM di Maluku
Maluku memiliki potensi besar untuk diakui secara global sebagai kawasan berdampak konservasi karena memiliki kekayaan laut, sistem sasi, petuanan adat, dan praktik pengelolaan tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun. 🌏🐟
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Beasiswa Penelitian Pew Charitable Trust Dr. Hesti Widodo Berkolaborasi dengan Coral Triangle Center dengan berfokus pada penguatan tata kelola di kawasan yang berpotensi memenuhi kriteria OECM di Indonesia.
Bersama, kita menjaga laut bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk generasi mendatang. 🌊✨