Feb 12, 2026
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, Erawan Asikin, menerima Ocean Legacy Award 2025 dari Coral Triangle Center (CTC) sebagai pengakuan atas dedikasi dan kontribusi luar biasa dalam konservasi laut dan pesisir, khususnya di kawasan Segitiga Terumbu Karang. Acara penganugerahan digelar di Center for Marine Conservation, Sanur, Bali, 15 Agustus 2025, bertepatan dengan perayaan 15 tahun CTC. Penghargaan ini diberikan kepada individu pelopor, inspirator, dan penggerak utama perlindungan ekosistem laut di Asia Tenggara yang menghadirkan solusi inovatif, menyeimbangkan perlindungan lingkungan dengan kesejahteraan masyarakat.
Penerima penghargaan dipilih berdasarkan nilai inti CTC: keunggulan, pengelolaan lokal, kolaborasi, dan hasil nyata.
Erawan Asikin menegaskan bahwa Ocean Legacy Award 2025 bukan sekedar pengakuan atas dirinya, melainkan penghargaan bagi seluruh masyarakat dan Pemerintah Provinsi Maluku yang bergandengan tangan menjaga laut. Menurutnya, capaian ini juga tidak terlepas dari arahan Bapak Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, SH, LL.M, dan telah sesuai misi Gubernur dan Wakil Gubernur.
“Dari perairan Kepala Madan Buru Selatan, Lease Maluku Tengah, Koon Seram Timur, Kepulauan Kei, Kepulauan Tanimbar, hingga Wetar Barat, kita melihat kemitraan kuat dan rasa memiliki masyarakat menjadikan kawasan konservasi sumber kebanggaan dan kemakmuran. Saya percaya, jika kita menjaga laut, laut akan menjaga kita,” ujarnya.
Selain Erawan, penghargaan juga diberikan kepada Christina Lawalata (Pulau Saparua) yang mempersatukan masyarakat adat melindungi laut, mengembangkan pariwisata berkelanjutan, memberdayakan perempuan, dan meluncurkan bank sampah; serta Masnah La Empe (Pulau Rhun) yang mengolah sampah menjadi ecobrick, kompos, dan bahan daur ulang, menciptakan peluang usaha dan menjaga lingkungan.
Direktur Eksekutif CTC, Rili Djohani, menyebut para penerima Ocean Legacy Awards sebagai sumber inspirasi sekaligus bukti bahwa visi memperkuat kepemimpinan, pengetahuan, dan kolaborasi telah tumbuh menjadi komunitas pejuang laut. Ia menegaskan pentingnya inovasi, kerja sama, dan kebijakan tepat demi kelestarian laut bagi generasi kini dan mendatang.